Desain Rumah Anti Banjir: 7 Hal Penting agar Rumah Tetap Aman

Perubahan cuaca yang semakin tidak menentu membuat risiko banjir meningkat di berbagai daerah. Karena itu, banyak orang mulai mempertimbangkan penerapan desain rumah anti banjir sebagai solusi untuk melindungi hunian dari kerusakan akibat genangan air. Bukan berlebihan, hal ini disebabkan mulai sadarnya masyarakat, termasuk mungkin Anda, pada risiko banjir yang bisa datang sewaktu-waktu.

Desain ini memiliki tujuan utama, yaitu menjaga bagian dalam rumah tetap kering sehingga air tidak mudah masuk saat banjir terjadi. Karena itu, beberapa aspek utama yang biasanya diperhatikan adalah meninggikan struktur rumah, memaksimalkan sistem drainase di sekitar bangunan, serta menambahkan perlindungan pada pintu, jendela, dan gerbang.

Lebih jauh, mari cermati detail dan penjelasan di setiap poin berikut ini.

Baca juga: Menghitung Biaya Renovasi Rumah, Bisa Dibantu Asuransi?

Konsep dan Desain Rumah Anti Banjir

Seperti namanya, konsep rumah model ini berupaya membuat rumah tidak terdampak banjir sehingga kerugian dapat dihindari. Cara yang dilakukan cukup beragam, mulai dari menerapkan konsep rumah panggung dengan model modern, meninggikan bagian lantai dan pondasi, hingga membuat hunian di bagian atas area parkir.

Desain rumah anti banjir juga tidak hanya terfokus di satu titik hunian saja, namun juga di area sekitar hunian. Sistem drainase dan saluran air yang berfungsi optimal juga menjadi bagian penting dari konsep ini, sehingga air dapat mengalir dengan lancar menjauh dari area rumah.

Meski demikian, pembuatannya jelas memerlukan perencanaan matang sehingga apa yang dikonsepkan dapat terwujud dengan sempurna, lengkap dengan perhitungan risiko banjir yang mungkin datang.

Beberapa poin penting yang tidak boleh dilewatkan adalah peningkatan ketinggian dan lantai bangunan, sistem drainase, material tahan air, dan struktur kuat yang dapat melindungi Anda dan semua yang ada di dalam rumah dari genangan.

Detail Teknis Rumah Anti Banjir

Secara teknis beberapa strategi bisa diterapkan untuk membuat desain rumah anti banjir yang tepat. Untuk modelnya, akan kembali pada selera Anda, namun secara mendasar dan struktural, berikut hal yang harus dicermati.

1. Peningkatan Tinggi Struktur Rumah secara Strategis

Menaikkan elevasi bangunan rumah adalah langkah paling utama dan antisipasi banjir yang bisa dilakukan. Lantai utama wajib ditempatkan di atas potensi ketinggian banjir lokal, mengacu pada data historis yang ada.

Bagian pondasi dapat dirancang dengan kolom beton bertulang guna menciptakan ruang kosong di bagian bawah, serupa rumah panggung modern. Struktur rumah seperti ini juga dapat meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan di bagian bawah rumah.

2. Sistem Drainase dan Pengelolaan Air yang Baik

Poin kedua adalah drainase yang ideal. Rancang sistem drainase harus dimaksimalkan agar air hujan dapat mengalir menjauh dari area bangunan. Pasang saluran yang terhubung ke jaringan umum atau kolam resapan air.

Anda juga dapat menambahkan sumur resapan dan biopori di area taman dan halaman untuk menambah ‘kemampuan’ area rumah menyerap air yang turun. Gunakan permukaan permeabel seperti misalnya paving grass yang dapat mengurangi limpasan di area permukaan.

Jika diperlukan, pemasangan pompa air anti banjir juga dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan air dari basement.

3. Material Bangunan Tahan Air

Pemilihan material bangunan tahan air juga menjadi poin penting. Hal ini dapat menentukan daya tahan bangunan dalam jangka panjang, sehingga tidak mudah rusak atau memerlukan perbaikan.

Beberapa material seperti beton padat, blok batu bata atau blok semen, hingga cladding kedap air harus menjadi prioritas. Pastikan juga memiliki lapisan pelindung dinding dan sealant yang baik, sehingga tidak ada rembesan yang muncul.

Untuk bagian lantai, gunakan ubin keramik, epoxy, atau vinil dengan kepadatan rendah yang lebih mudah dibersihkan jika banjir terjadi.

4. Tata Letak Instalasi Penting

Urusan mekanikal dan elektrikal juga tidak boleh dikesampingkan. Selain memperhatikan bahan yang digunakan, stuktur mekanikal dan kelistrikan juga wajib dipastikan berada di atas level risiko banjir yang ada.

Anda dapat menempatkan panel listrik, meteran, dan peralatan rumah tangga ke zona lebih tinggi untuk melindungi sistem kelistrikan dari korsleting dan kerusakan. Hal ini menjadi poin fundamental agar rumah tetap dapat berfungsi meski air masuk ke bagian dalam.

Di waktu yang sama, lakukan perencanaan sistem pipa dan saluran bawah tanah yang baik. Tujuannya sederhana, agar tidak terjadi backflow saat banjir melanda area sekitar rumah.

Baca juga: Risiko Tanah Longsor, Apa yang Harus Disiapkan? Cek Artikel Ini, dan Dapatkan Insightnya!

5. Sistem Proteksi Tambahan

Setelah poin fundamental di atas dipenuhi, Anda juga dapat menambahkan perlindungan ekstra.

Perlindungan yang dimaksud seperti misalnya katup anti balik air pada pipa saluran, kemudian pompa air otomatis dengan sensor yang dapat bekerja instan, hingga barrier sementara atau permanen di sekitar pintu masuk atau gerbang.

Kombinasi perlindungan tersebut, ditambah dengan desain rumah anti banjir yang dirancang dengan baik, dapat menghasilkan hunian yang lebih tahan terhadap risiko banjir. Hal ini juga bisa dilengkapi dengan proteksi dari Asuransi Rumah yang tepat untuk menekan angka kerugian jika banjir tidak terhindarkan.

6. Lanskap dan Tata Ruang Eksternal

Lanskap di bagian luar bangunan utama juga memiliki peranan besar dalam upaya mitigasi banjir. Anda dapat membuat kontur tanah yang miring menjauh dari bangunan, sehingga air hujan dapat mengalir keluar dan tidak mengarah ke rumah.

Buat area penyerapan alami di sekitar rumah untuk meningkatkan pertahanan yang dimiliki, kemudian buat juga ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai buffer, poin penting tersebut dapat mengurangi volume air yang masuk ke drainase buatan, meringankan ‘kerja’ yang dilakukannya.

7. Ventilasi dan Pengeringan Pasca Banjir

Upaya penerapan rumah tahan banjir jelas ditujukan agar hunian Anda terhindar dari risiko tersebut. Namun demikian penyusunan ventilasi dan sistem pengeringan pasca banjir tetap perlu dipikirkan, agar semua risiko yang ada disikapi dengan baik.

Gunakan desain ventilasi dan sirkulasi udara yang baik sehingga proses pengeringan dan pembersihan pasca banjir yang tidak teratasi bisa berjalan lebih cepat. Proses pembersihan yang cepat juga mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut, seperti jamur atau keropos struktur.

Terapkan Desain Rumah Tahan Banjir, Sempurnakan Mitigasi dengan Dukungan Asuransi Rumah yang Tepat

Desain rumah tahan banjir jelas ditujukan untuk mencegah dampak buruk yang harus dialami ketika banjir muncul. Perhitungan yang cermat dan konsep yang terukur akurat akan membuat desain rumah ini dapat diwujudkan dengan sempurna.

Selain itu, rutin melakukan maintenance pada setiap aspeknya juga jadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Tujuannya sederhana, agar setiap aspek yang Anda miliki di rumah dapat bekerja dengan baik setiap saat ketika diperlukan.

Langkah yang mungkin jarang dipikirkan adalah memiliki Asuransi Rumah yang tepat. Asuransi seperti ini dapat membantu Anda mengurangi risiko kerugian ketika banjir dan kerusakan terjadi, dengan manfaat yang ditawarkan pada produknya. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah Asuransi SmartHome dari AXA Insurance Indonesia.

Baca juga: Korsleting Listrik: 7 Pemicu, Bahaya, dan Solusi Asuransi AXA Indonesia

Asuransi SmartHome dapat membantu Anda mengurangi kerugian yang muncul dengan memberikan manfaat, jika rumah dan harga benda Anda menjadi korban banjir yang terjadi. Dengan produk asuransi yang tepat, semua upaya perlindungan dapat disempurnakan, dan risiko kerugian juga dapat ditekan ke titik minimal.

AXA Insurance Indonesia paham benar bahwa desain rumah anti banjir yang Anda gunakan memiliki kualitas yang unggul, sebab kami yakin Anda selalu ingin yang terbaik untuk Anda dan keluarga yang menghuni rumah tersebut. Maka dengan Asuransi SmartHome, Anda dapat memberikan sentuhan akhir sebagai penyempurna perlindungan ini, sehingga semua dapat teratasi dengan baik jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Berikan perlindungan terbaik pada rumah dan keluarga Anda bersama AXA Insurance Indonesia, dan selalu waspada pada risiko yang ada!

 

Referensi:

  • https://www.99.co/id/panduan/rumah-anti-banjir/
  • https://delution.co.id/blog/rumah-anti-banjir/
  • https://sorongmandirisejahtera.com/news/rumah-tahan-banjir/
  • https://www.emporioarchitect.com/blog/desain-rumah-anti-banjir-cocok-untuk-anda-yang-tinggal-di-daerah-rawan-banjir
  • https://blkp.co.id/blogs/detail/model-rumah-anti-banjir
  • https://www.sibambostudio.com/blog/5-solusi-desain-rumah-anti-banjir-nyaman-sepanjang-musim
  • https://indonesiabaik.id/infografis/7-desain-rumah-anti-banjir-di-indonesia
  • https://semenmerahputih.com/id/berita/desain/rumah-tahan-banjir
  • https://marketing.co.id/5-hal-penting-yang-harus-diperhatikan-saat-membuat-rumah-anti-banjir/