5 Pertolongan Pertama Kecelakaan Pada Anak Saat Liburan Tiba

Orang tua wajib ketahui apa saja pertolongan pertama saat anak dalam keadaan darurat. Apalagi momen liburan sekolah yang selalu dinanti-nanti sudah di depan mata. Sebagai orang tua yang sigap, maka harus selalu waspada terlebih jika Anda akan merencanakan pergi berpariwisata ke luar rumah.

Sebagai manusia biasa tentu kita tidak bisa memprediksikan apa yang akan terjadi keesokan hari atau bahkan satu menit ke depan. Tidak ada salahnya untuk sedia payung sebelum hujan agar liburan sekolah tetap menjadi momen berkesan.

Pertolongan Pertama Pada Kondisi Darurat Saat Liburan Sekolah

Saat liburan sekolah, anak bisa saja mengalami kecelakaan atau berada di situasi darurat yang membahayakan nyawanya. Anda wajib mencatat beberapa jenis pertolongan pertama pada kondisi darurat berikut ini yang mungkin saja terjadi saat liburan sekolah nanti.

1. Luka Bakar

Hindari untuk mengoleskan pasta gigi dan salep yang mengandung aloe vera atau vitamin E karena akan menyebabkan iritasi. Namun lakukan:

  • Periksa bagian tubuh yang mengalami luka bakar.
  • Aliri dengan air mengalir dan hindari penggunaan air hangat dan juga es.
  • Kompres area tubuh yang terbakar menggunakan kompres dingin.

2. Mimisan

Hindari untuk mendongakkan kepala atau berbaring saat mimisan karena dapat mengalirkan darah ke tenggorokan dan mengompres hidung. Namun lakukan:

  • Duduk tegak dengan sedikit condong ke depan.
  • Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan kuat cuping hidung mendekati bagian tulang wajah selama 10 menit
  • Bernapas menggunakan mulut.

Baca juga: Cara Cerdas Memilih Asuransi Kesehatan untuk Keluarga

3. Keseleo atau Kram

Hindari untuk mengompres dengan air hangat, menekan bagian tubuh yang bengkak dan memijat tanpa mengetahui cara yang tepat. Namun lakukan:

  • Mengompres bagian tubuh yang sakit menggunakan es selama 24 jam.
  • Istirahat cukup dan kurangi pergerakkan yang menyebabkan sakit semakin parah.

4. Hilang Kesadaran

Hindari untuk berkerumun dan membuat anak sulit bernapas. Namun lakukan:

  • Cek pernapasan.
  • CPR.
  • Memiringkan kepala ke samping agar saluran udara terbuka.
  • Hubungi ambulan.

5. Tersengat Listrik

Hindari untuk menyentuh atau menarik anak yang tersengat tanpa perlindungan. Namun lakukan:

  • Matikan sumber listrik.
  • Dorong anak menggunakan tongkat kayu, sapu atau kusir (bahan isolator)

Namun apabila kondisi darurat di atas belum terselesaikan dengan pertolongan pertama, maka disarankan untuk membawa anak ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut atau menghubungi 118 untuk akses ambulan.

Lindungi Anak dari Kecelakaan dengan Asuransi Kesehatan

Kejadian tidak terduga bisa menyebabkan anak berada di kondisi darurat kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui proteksi dini agar dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan.

Yuk! Mulai melek asuransi kesehatan untuk proteksi anak dan keluarga secara maksimal. Asuransi kesehatan dari PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) akan memberikan akses 24 jam pelayanan kesehatan dengan jaringan rumah sakit dan klinik yang luas. Klaim asuransi kesehatan dengan potongan premi hingga 50% untuk pembelian asuransi keluarga anak ke-2 dan seterusnya. Daftar online sekarang melalui website AXA Mandiri MyPage!

Rencana keuangan tetap aman, liburan sekolah menyenangkan bersama MAGI!

Source: hallosehat.com, klikdokter.com, alodokter.com, mypage.axa.co.id